Pendapatan dan Kelayakan Usahatani Kentang (Solanum Tuberosum) di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok

Main Article Content

Dian Fauzi

Abstract

The horticulture subsector plays a crucial role in Indonesia's economy, with potatoes being one of its leading commodities. Lembah Gumanti District, located in Solok Regency, is the largest potato production center in West Sumatra. However, over the past five years, potato production has fluctuated due to farmers shifting to other crops, price instability, and rising fertilizer costs. Although productivity has increased, the average yield of 20.06 tons/ha remains below the potential 30 tons/ha (BPTP Sumbar, 2020). Farmers often make decisions based on short-term income without considering the sustainability of their farming practices. This study aims to describe farmer characteristics, analyze income, and assess the feasibility of potato farming in Lembah Gumanti District using qualitative descriptive analysis, income and profit analysis, R/C ratio, and BEP. The results indicate that the majority of farmers are male (75 percent), aged 41–46 years (40.91 percent), with most having a high school education (54.55 percent). The average number of dependents per household is 3–4 people (43.18 percent), and farming experience is predominantly within the 18–22-year range (29.55 percent). Most farmers own land between 0.94–1.2 hectares (36.36 percent), with 63.63 percent being self-owned. Potato production ranges from 7,468–9,601 kg per season (43.18 percent), while only 4.55 percent of farmers achieve 13,869–16,000 kg. The average farming cost is Rp 750,932.58, comprising equipment depreciation of Rp 28,387.12 and family labor costs of Rp 722,545.45.

Article Details

How to Cite
FAUZI, Dian. Pendapatan dan Kelayakan Usahatani Kentang (Solanum Tuberosum) di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Jurnal Agripreneur, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 1-14, aug. 2025. ISSN 0000-0000. Available at: <https://ojs.unitas-pdg.ac.id/index.php/agripreneur/article/view/1150>. Date accessed: 02 may 2026.
Section
Articles

References

Andini, R., Setiawan, B., dan Lestari, D. 2022. Akses Pasar dan Produksi Kentang: Studi Kasus Petani di Dataran Tinggi. Jurnal Agribisnis dan Pengembangan Wilayah, 14(2), 112-125.

Arifin, M.S., A. Nugroho dan A. Suryanto. 2014. Kajian Panjang Tunas dan Bobot Umbi Bibit terhadap Produksi Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) Varietas Granola [skripsi]. Jurnal Produksi Tanaman 3 (2): 222.

Asgar, A. 2013. Umbi Kentang (Solanum tuberosum L.) Klon 395195.7 dan CIP 394613.32 yang ditanam di Dataran Medium Mempunyai Harapan untuk Keripik. Bandung. Balai Penelitian Tanaman Sayuran

Astuti W. 2018. Analisis Pendapatan Usahatani Cabai Rawit Di Desa Paccing Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone. Skripsi.

[BPS] Badan Pusat Statistik 2021. Produksi kentang Menurut Provinsi Tahun 2016-2020.

[BPS] Badan Pusat Statistik 2021. Produksi kentang Menurut Kabupaten Tahun 2016-2020.

[BPS] Badan Pusat Statistik 2021. Produksi kentang Menurut Kecamatan Tahun 2016-2020.

Dewi, I. A. C. 2019. Analisis usahatani kentang (Solanum tuberosum L)(Kasus di Subak Abian Batur Sari, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan). dwijenAGRO, 9(2), 117-122.

Fauzi 2018, Analisis tingkat keuntungan petani kentang merah di Kabupaten Solok, Jurnal Menara Ilmu.

Hanan, Ridwan., Meriyanto, B. A. Putra. 2015. Respon Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) Akibat pemberian Mikroorganisme lokal (mol) Bonggol Pisang di Dataran Medium. Laporan Hasil Penelitian. Palembang. Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tridinanti.

Haris. 2010. Pertumbuhan dan Produksi Kentang pada Berbagai Dosis Pemupukan. Jurnal Agrisistem. 6 (1): hal.15-22.

Hendrawan, D., Kusbiantoro, D., Nasution, K., Asbur, Y. 2022. Analisis Pendapatan Usahatani Kentang Di Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo. Agrivet: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner), 10(2).

Mahendra, T., Prasetyo, H., dan Nugroho, A. 2022. Pengaruh Modal Usaha terhadap Produksi Kentang di Wilayah Pertanian Intensif. Jurnal Ilmu Pertanian, 20(1), 89-103.

Mosher, A. 1986. Menggerakkan dan Membangun Pertanian. Jakarta: Yasaguna.220 hal.

Mubyarto, S. 1994. Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta: LP3ES. 243 hal

Nur. 2012. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Semangka di Desa Tanjung Muda Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Medan.

Putra, R. dan Dewi, S. 2020. Pemanfaatan Teknologi Pertanian dalam Meningkatkan Produksi Kentang di Daerah Pegunungan. Jurnal Agroindustri Berkelanjutan, 8(3), 75-90.

Prabowo, R., Widodo, S. P., Subantoro, R. 2022. Analisis pendapatan usahatani agribisnis tanaman kentang (Solanum Tuberosum l.) di kelompok tani tranggulangsi desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Mediagro, 18 (2).

Rahman, A., Kusuma, D., dan Widodo, P. 2019. Dampak Penggunaan Teknologi Pertanian terhadap Produktivitas Kentang di Sumatra Barat. Jurnal Agronomi Indonesia, 17(4), 215-230.

Samadi, B. 2007. Kentang dan Analisis Usaha Tani. Kanisius. Yogyakarta.

Sari, N., Yulianto, B., dan Permata, H. 2018. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Kentang di Dataran Tinggi Sumatra Barat. Jurnal Ekonomi Pertanian, 10(2), 55-70.

Setiawan R. 2021. Analisis pendapatan usahatani padi (oryzae sativa L) di Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur. Skripsi.

Soekartawi. 2005. Agribisnis teori dan aplikasinya. Raja Grafindo Jakarta

Soekartawi. 2006. Ilmu Usahatani Dan Penelitian Untuk Pengembangan Usahatani. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Soekartawi. 2016. Analisis usahatani. Universitas Indonesia

Subagyo. 2007. Study Kelayakan. Jakarta: PT Alex Media Komputindo.

Sudarjo, S., Sadiyah, A. A., Pudjiastuti, A. Q. 2022. Analisis Kelayakan Usahatani Kentang (Solanum Tuberosum L) Pola Kemitraan di Desa Ngantru Kabupaten Malang (Doctoral dissertation, Fakultas Pertanian Universitas Tribhuwana Tunggadewi).

Sudiyono. 2010. Pemasaran Pertanian. Jakarta: UMM, Press.

Sugiyono. 2016. Metode penelitian Kuantitatif, kualitatif,danR,D. Bandung: Alfa Beta.

Suratiyah K. 2005. Ilmu usahatani. Jakarta. Penebar swadaya.

Suratiyah, K. 2015. Ilmu Usaha tani (edisi revisi). Penebar Swadaya Grup. Suwarno,

Yusuf, M., Pratama, R., dan Hidayat, S. 2021. Pengaruh Pengalaman Petani terhadap Produksi Kentang: Studi di Kecamatan Lembah Gumanti. Jurnal Manajemen Agribisnis, 12(1), 43-58.

Zuriana, E., Edison, E., Damayanti, Y. 2019. Analisis usahatani kentang di Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci. Jurnal Ilmiah Sosio- Ekonomika Bisnis, 22(1), 1-9