Analisis Kebangkrutan Perusahaan Notasi Khusus B Pada Bursa Efek Indonesia Menggunakan Metode Ohlson O-Score
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebangkrutan perusahaan notasi khusus B" di Bursa Efek Indonesia menggunakan metode Ohlson O-score. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Dengan menggunakan metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan kriteria perusahaan yang telah melaporkan keungan pada BEI pada tahun 2023, dengan populasi yang diambil pada penelitian ini adalah seluruh perusahaan notasi khusus B yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Dengan menggunakan metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan kriteria perusahaan yang telah melaporkan keungan pada BEI pada tahun 2023, dengan populasi yang diambil pada penelitian ini adalah seluruh perusahaan notasi khusus B yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2023.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data laporan keuangan tahunan perusahaan notasi khusus B di BEI. Di dalam formula perhitungan Model Ohson O-Score juga diperlukan data GNP index Indonesia. Sumber data sekunder yakni laporan keuangan perusahaan notasi khusus B di BEI yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari website milik Bursa Efek Indonesia yaitu www.idx.co.id. Sedangkan data GNP index Indonesia diperoleh dari www.bps.go.id. Kata kunci: kebangkrutan, financial distress, metode Ohlson O-Score
References
pada Perusahaan yang di Delisting di Bursa
Efek Indonesia. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen,
4(8), 1–22.
[2]Christiani, Ari. (2013). Analisis Prediksi Financial
Distress: Perbandingan Model Altman dan Ohlson.
Jurnal Ekonomi dan Bisnis , vol. 7 no.2, p. 77-89.
ISSN: 1978-3116
[3]Dietrich, J. R. (2015). Discussion of Methodological
Issues Related to the Estimation of Financial
Distress Prediction Models. Journal of Accounting
Research, pp. 83-86.
[4]4Fahmi, I. (2012). Analisis Kinerja Keuangan.
Bandung: Alfabeta.
[5]Gepp, A. & Kuldeep, K. (2014). The Role of
Survival Analysis
in
Distress
Financial
Prediction. International Research
Journal of Finance and Economics, 6(4), pp. 13
34.
[6]Hanafi, M. M., & Halim, A. (2016). Analisis
Laporan Keuangan (Kelima).Yogyakarta: UPP
STIM YKPN.
[7]Kasmir. (2008). Analisis Laporan Keuangan.
Jakarta: Rajawali Press. Lesmana,Rico dan
Surjanto, Rudi. (2004). Financial Performance
Analyzing. Jakarta: PT.Gramedia.
[8]Lestari, Sri. (2014). Analisis Pengaruh Rasio
Keuangan dalam Memprediksi Perubahan Laba
pada Perusahaan BUMN yang Terdaftar di BEI
Periode 2007-2011. Skripsi. Surakarta : Fakultas
Ekonomi Universitas Muhammadiyah Surakarta.
[9]Munawir. (2004). Analisis Laporan Keuangan.
Yogyakarta : Liberty
[10]Ohlson, J. A., 1980. “Financial Ratios and The
Probabilistic Prediction of Bankruptcy”, Journal of
Accounting Research, 18:109-131

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




