Pengaruh Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VIII SMPN 25 Padang
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu strategi pembelajaran yang digunakan siswa kurang tepat dan siswa masih menggunakan model pembelajaran konvesional, siswa masih menganggap bahwa belajar matematika sulit serta pelajaran kurang mengasikkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMPN 25 Padang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian randomized control group only design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMPN 25 Padang sebanyak 264 siswa. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling dengan sampelnya yaitu kelas VIII.4 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.5 sebagai kelas kontrol, dimana masing-masing kelas sebanyak 33 siswa. Hasil pemecahan masalah matematika siswa mengalami peningkatan pada kelas eksperimen terlihat dari rata-rata hasil belajar pada kelas eksperimen 80,79 lebih baik dari pada rata-rata hasil belajar kelas kontrol 77,12. Berdasarkan perhitungan uji-t, maka diperoleh nilai sehingga tidak terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol secara signifikan.
References
Badriyah, et al. (2020). Analisis Kesulitan Belajar Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Pada Materi Pecahan Kelas III SDN Lamper Tengah 02. Pedagogik Jurnal Pendidikan Vol. 15 No. 1.
Djamarah. S. B, Zain. A. (2010). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Gravemeijer, Koeno, and Michiel Doorman. (2016). Context Problems in Realistic Mathematics Education: A Calculus Course as an Example. Educational Studies in Mathematics 39, no. 1–3 : 111–129.
Hamalik, Oemar. (2019). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/6030
Ihsan, Fuad. (2013). Dasar-Dasar Kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Marbun, Y.M.R (2019). Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah. Jurnal Matematika dan Terapan. Vol. 1(1): 33-44
Mulyanti,N. R., Yani, N., &Amelia, R. (2018). Analisis Kesulitan Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematik Siswa SMP pada Materi Teorema phytagoras. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 1 (3), 415. https://doi.org/10.22460/jpmi.vli3.p415-426
Pengaribuan, F. H. (2023). Pengaruh model Realistic Mathematics Education (RME) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi aritmatika sosial. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(5), 9592-9604.
Putri & Dwi. (2019). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa dalamMenyelesaikan Soal pisa Matematika pada Konten Bilangan.Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Volume 15, no.1. Universitas Singaperbangsa. Karawang.
Sanjaya, W. (2008). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Setiawan, E, et al. (2021). Analisis kemampuan pemecahan masalah mahasiswa pada mata kuliah teori bilangan. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, Vol. 10. No. 1.
Shadiq, Fadjar. (2014). Pembelajaran matematika: Cara Meningkatkan Kemampuan Berpikir Siswa. Yogyakarta: Grahana Ilmu.
Siregar, N. S. (2021). Penerapan pendekatan Realistik Mathematics Education (RME) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMA. Skripsi. Universitas Islam Negeri Sumatra Barat.

