Identifikasi Penentuan Skala Prioritas Penanganan Banjir Di Kecamatan Koto Tangah Kota Padang

Main Article Content

Aisyah Salsabila Hary Febrianto Heny Mariati

Abstract

Determining the priority scale for handling inundation or flooding in Koto Tangah District is very important to optimize the use of resources, minimize social and economic impacts, and improve the effectiveness of mitigation measures. This study aims to (1) determine the extent of the area affected by flooding in Koto Tangah District, Padang City; and (2) determine the priority scale for flood management in Koto Tangah District, Padang City. The data processing method used to determine the extent of flood-affected areas employed the Backscattering Thresholding Algorithm obtained from Google Earth Engine (GEE), utilizing ArcMap 10.8 software for flood area calculation. To determine the priority scale for flood management, a scoring method and hierarchical quantitative analysis were applied using a Geographic Information System (GIS). Based on the research results, it can be concluded that the flood-affected area in Koto Tangah District covered 9.92 km², with two villages having the largest flood impacts, namely Dadok Tunggul Hitam Village and Parupuk Tabing Village. The results of determining the flood management priority scale showed that the highest scores were obtained by Batipuh Panjang Village and Lubuk Buaya Village, which were categorized as Priority 1.

Article Details

How to Cite
SALSABILA, Aisyah; FEBRIANTO, Hary; MARIATI, Heny. Identifikasi Penentuan Skala Prioritas Penanganan Banjir Di Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Jurnal Azimut, [S.l.], v. 7, n. 2, p. 130-140, apr. 2026. ISSN 2656-5226. Available at: <https://ojs.unitas-pdg.ac.id/index.php/azimut/article/view/1341>. Date accessed: 06 may 2026. doi: https://doi.org/10.31317/jaz.v7i2.1341.
Section
Articles

References

Ambarini, A. P. (2024). Analisis Sebaran Spasial Genangan Banjir Terkait Tutupan Lahan di Kota Banjarmasin,. Geoid Vol. 19, No. 2, 2024, 326 - 337, 19, 326-337.

Asdak. (2004). Hidrologi dan Pengelolaan DAS.

Az Zahra, T., & Abdulharis, R. (2023). Strategi Pemetaan Genangan Banjir Sungai Di Kota Pekalongan Menggunakan Model SCS- CN. JURNAL LITBANG KOTA
PEKALONGAN Vol. 21, No. 2, Desember 2023, hlm. 59 – 71, 21, 59-71.

BNPB. (2022). "Permukiman padat di daerah rawan banjir wajib dimasukkan ke dalam prioritas mitigasi karena besarnya dampak sosial".

BNPB. (2022). Kerusakan jalur transportasi utama dalam bencana bnajir menyebabkan lumpuhnya sistem logistik dan ekuasi.

BPS. (2024). Kecamatan Koto Tangah Dalam Angka 2024.

Budiarto, F. A. (2022). Pemanfaatan Citra Sentinel-1 SAR dan Metode Change Detection Approach Untuk Analisis Sebaran Spasial Wilayah Banjir dan Area Terdampak (Studi Kasus: Banjir Kabupaten Aceh Utara 2022). JGISE Vol. 6 No. 2 (2023) | doi:10.22146/jgise.87585, 6, 152-163.

Darmawan, K. (2017). Analisis tingkat kerawanan banjir di Kabupaten Sampang menggunakan Metode Overlay dengan Scoring Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Jurnal Geodesi Undip, 6, 31-40.

Hengkelare, S. H. (2021). Mitigasi Risiko Bencana Banjir di Manado. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 8, 267-274.

Khairunnisa, A. D. (2021). Aplikasi GEO-Artificial Intelligence (GEO-A1) dalam Pemodelan Spasial dan Analisis Dampak Banjir di Kota Kupang Tahun 2021. eminar Nasional Geomatika 2021: Inovasi Geospasial dalam Pengurangan Risiko bencana, 123-130.

Larasaty, T. A. (2020). Identifikasi Penentuan Skala Prioritas Penanganan Genangan atau Banjir Di Kecamatan Karawang Barat. Serambi Engineering, Volume V, No. 4, Oktober 2020 hal 1321 - 1331, 1321-1331.

Miardini, A. (2019). Penentuan Prioritas Penanganan Banjir Genangan Berdasarkan Tingkat Kerawanan Menggunakan Topographic Wetness Index: Studi Kasus di DAS Solo. Jurnal Ilmu Lingkungan (2019), 17 (1): 113-119, ISSN 1829-8907, 113-119.

Muhammad Zaki Zamani, S. A. (2023). Pemanfaatan Data Pengindraan Jauh dan Sistem Informasi Geografis(SIG) Untuk Analisa Banjir(Studi Kasus: Kecamatan Wanareja,Kabupaten Cilacap). https://journal.uns.ac.id/ijed/article/view/60 8(Vol 02, No 01 – 2023), 02, 76-91.

Munajat, L. S. (2023). Penentuan Skala Prioritas PenangananGenangandi Kecamatan Bojongsoang. FTSP Series : Seminar Nasional dan Diseminasi Tugas Akhir 2023, 2089-2094.

Permen PU RI Tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan. (NOMOR 12 /PRT/M/2014).
Padang, B. K. (2023). Rencana Aksi Penanganan Banjir.

Prabowo, M. A. (2023). Penentuan Area Prioritas Penanganan Pasca Banjir Berbasis Analisis Spasial di Kecamatan Karang Intan. EnviroScienteae Vol. 19 No. 2, Mei 2023, 73-79.

Pribadi, D. (2020). Evaluasi Risiko Banjir Jakarta Selatan:"Kepadatan permukiman secara langsung memperbesar jumlah korban dan kebutuhan logistik saat banjir".

Putri, S. E., & Frinaldi, A. (2023). Kota Padang: Identifikasi Potensi Bencana Banjir Dan Upaya Mitigasi. Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Nusantara,Volume 1 ; Nomor 3 ; November 2023 ; Page 116-122, 1, 116-122.

Rufina, A. (2019). Analisis Penentuan Skala Prioritas Genangan atau Banjir di Kecamatan Bogor Selatan. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, Vol. 07, No. 2, 2019: 081 - 091, 81-91.

Sakina, S. d. (2022). Penentuan Zona Aman Banjir di wilayah Pesisir Kabupaten JEMBER dengan pemanfaatan Google Earth Engine. https://journal.trunojoyo.ac.id/Juvenil, 3(1), 1-7, (2022), 3, 1-7.

Sambas. (2017). Kajian Kawasan Berpotensi Banjir dan mitigasi bencana banjir pada Sub DAS Walanae Kecamatan Dua Bocco Kabupaten Bone.

Samudra , G. (2019). Penentuan Kawasan Prioritas Penanganan Genangan di Kota Padang. Jurnal Buana – Volume-3 No-6 2019 E- ISSN : 2615-2630.

Sartika, A. L. (2023). Analisis Penilaian Kerusakan Pada Wilayah Permukiman Akibat Ancaman Banjir Di Kabupaten Cirebon Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) (Studi kasus :Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon). Jurnal Geodesi UNDIP,Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023, (ISSN 2809-9672), 12, 396-405.

Seftiani, F. (2023). Pemetaan Tingkat Bahaya Banjir Menggunakan Metode Penginderaan Jauh Di Kecamatan Jatinegara Kota Administrasi Jakarta Timur. Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi (GeoJPG) Vol. 2 No. 2, Desember 2023, Hal 48-55, 2, 48-55.

Setyowati , & Sentosa. (2018). "Gangguan jalan arteri mempercepat penyebaran dampak bencana ke sektor lain.". Jurnal infrstruktur & mitigasi bencana.

Somali, A. A. (2025). Penentuan Prioritas Penanganan Genangan di Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Jurnal Serambi Engineering,Volume X, No.1, Januari 2025, X, Hal 12358 - 12366.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif.

Sumiati, S. (2023). Perbandingan Hasil Metode Algoritma Backscattering dan Otsu Thresholding dalam Identifikasi Genangan Banjir di Kota Bogor. Media Komunikasi Geografi, Vol. 24, No. 1, Juni 2023:, 1-14.

Suprapto. (2011). Statistik Permodelan Banjir Indonesia.

Triningsih, A. (2023). Identifikasi Penentuan Wilayah Prioritas Penanganan Genangan atau Banjir di Kecamatan Gedebage. FTSP Series :Seminar Nasional dan Diseminasi Tugas Akhir 2023, 2095-2101.

Triyatno, K. Y. (2024). Analisis Bencana Banjir menggunakan Data SAR(Synthetic Aperture Radar) Sentinel 1 di Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu. Jurnal Masaliq is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial- ShareAlike 4.0 International License, 4, 722-741.

UNDRR. (2019). Sendai Framework: Menekankan pentingnya infrastruktur transportasi dalam ketangguhan bencana