IDENTIFIKASI FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR (FMA) PADA RHIZOSFIR TEGAKAN TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum Frutescens) DI WILAYAH KECAMATAN GUGUAK KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

  • Agung Ramadhano Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Abstract

Hortikultura merupakan salah satu aspek pertanian yang memiliki potensi untuk dikembangkan, salah satunya adalah tanaman cabai rawit. Seiring dengan potensi yang dimilikinya, teknologi untuk meningkatkan produkitivitas tanaman cabai rawit terus dikembangkan. Salah satunya adalah pemanfaatan agen hayati yakni Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis FMA yang terdapat pada rizosfer pada tegakan pertanaman cabai rawit di wilayah Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota. Selanjutnya dilakukan identifikasi di laboratorium untuk mengetahui pembeda dari masing masing FMA yang ditemukan berdasarkan karakter morfologi (bentuk dan warna), serta mengetahui kompatibilitas FMA terhadap kandungan tanah di Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota terdapat FMA jenis Glomus sp, Acaulospora sp., dan Gigaspora sp., dan masing masing jenis FMA memiliki karakter berbeda berdasarkan penyesuaian karakter morfologinya, serta kompatibilitas tanah di Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota berkolerasi positif terhadap keberadaan FMA di wilayah tersebut.


 


 


Kata kunci: Cabai rawit, FMA , Kabupaten Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota

References

DAFTAR PUSTAKA

Badan Pusat Statistik (BPS). 2022. Produksi Cabai Rawit. Diakses di http://bps.go.id.com
F., N., Sofiarani dan E. Ambarwati. 2018. Pertumbuhan dan Hasil Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) pada Berbagai Komposisi Media Tanam dalam Skala Pot. Vegetalika. 9. (1) : 292 – 304

Diputra, I. M. M., Rai, I. N., & Dharma, I. P. (2018). Isolasi dan Identifikasi Endomikoriza Indigenus pada Perakaran Salak di Kabupaten Karangasem dan Perbanyakannya. Agrotrop, 8(1), 56–64
Fitriatin, B., N., R. Hindersah dan P. Suryatmana. 2008. Aktivitas Enzim Fosfotase dan Fosfat Tanah Pada Sistem Tumpangsari Tanaman Pangan dan Jati (Tectona grandis L.F.) setelah aplikasi Pupuk Hayati. Jurnal Agrikultura. 19 (3) : 161 - 166
Hajoeningtijas, O. D. 2009. Ketergantungan Tanaman Terhadap Mikoriza Sebagai Kajian Potensi Pupuk Hayati Mikoriza Pada Budidaya Tanaman Berkelanjutan. Jurnal Agritech 11. (2) : 125 – 136

INVAM. 2020. International culture collection of Vesikular Arbuscular Mychorizal fungi (US). The Fungi: classification, nomenclature and species descriptions [Internet]. [diunduh 2021 April 15]; Tersedia pada: http://invam.caf.wvu.edu

Masria. (2015). Peranan Mikoriza Vesikular Arbuskular (MVA) Untuk Meningkatkan Resistensi Tanaman Terhadap Cekaman Kekeringan Dan Ketersediaan P Pada Lahan Kering. Partner. 15. (1) : 48 – 56
Miska, M. E. 2016. Karakterisasi Fungi Mikoriza Arbuskula Pada Rhizosfer Aren (Arenga pinnata (Wrmb) Merr.) Dari Jawa Barat dan Banten. Jurnal Silvikultur Tropika 7. (1) : 19 – 23
Muslimin, S. H. H. Uji Nilai Propagul Jamur Arbuskula Mikoriza Indigenous Tanah Hutan Cangar Dan Hubungannya Dengan C-Organik, P Total Dan P Tersedia Tanah. Jurnal HPT. 11 (1) : 42 : 54

Puspitasari, D., K. I. Purwani , dan A. Muhibuddin. 2012. Eksplorasi Vesicular Arbuscular Mycorrhiza (VAM) Indigenous pada Lahan Jagung di Desa Torjun, Sampang Madura. Jurnal Sains dan Seni ITS (1) : 19 – 22
Rainiyati. 2007. Status dan keanekaragaman cendawan mikoriza arbuskula pada pisang raja nangka dan potensi pemanfaatannya untuk peningkatan produksi pisang asal kultur jaringan di Kabupaten Merangin, Propinsi Jambi [disertasi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
Siregar, B. 2017. Analisa Kadar C-Organik Dan Perbandingan C/N Tanah Di Lahan Tambak Kelurahan Sicanang Kecamatan Medan Belawan. Jurnal Warta. 53 : 1 – 14
Tuheteru FD. 2003. Aplikasi asam humat terhadap sporulasi CMA dari bawah tegakan alami Sengon [skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.\
Wahid, I. 2018. Keanekaragaman Fungi Mikoriza Arbuskula di Kawasan Manifestasi Geothermal Ie Jueseulawah Agam Desa Meurah Kecamatan Seulimeum Sebagai Referensi Mata Kuliah Ekologi Tumbuhan. Skripsi. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. Banda Aceh
Wedagama, N. M. A., Sukewijaaya, I. M., Kartini, N. L., & Rai, I. N. (2019). Isolasi dan Identifikasi Endomikoriza pada Perakaran Tanaman Jagung (Zea mays L.) Dataran Sedang serta Perbanyakannya pada Tingkat Kadar Air Tanah Berbeda. Agrotrop?: Journal on Agriculture Science, 9(2), 125.
Published
2025-10-31
How to Cite
RAMADHANO, Agung. IDENTIFIKASI FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR (FMA) PADA RHIZOSFIR TEGAKAN TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum Frutescens) DI WILAYAH KECAMATAN GUGUAK KABUPATEN LIMA PULUH KOTA. Jurnal Embrio, [S.l.], v. 17, n. 2, p. 90-97, oct. 2025. ISSN 2808-9766. Available at: <https://ojs.unitas-pdg.ac.id/index.php/embrio/article/view/1211>. Date accessed: 18 apr. 2026. doi: https://doi.org/10.31317/embrio.v17i2.1211.