PENGARUH FUMIGASI MENGGUNAKAN AIR DAUN SIRIH TERHADAP DAYA TETAS TELUR DAN MORTALITAS EMBRIO TELUR PUYUH

  • P.N Jefri Universitas Tamansiswa Padang

Abstract

This replacement of natural disinfectants is expected   to   improve fertility, increase hatchability, increase hatching weight and reduce mortality. This study aims to determine whether the fumigation of betel leaf water can improve fertility, increase hatchability, increase hatching weight and   reduce   mortality   in   quail hatching, as well as determine the best level of administration in a mixture of betel leaf water and aquades. This study used a completely randomized design (CRD) consisting of 5 treatments, namely p1 (Control), p2 (70% Alcohol), p3   (20 ml Betel Leaf Extract + 80 ml Aquades), p4 (30 ml Betel Leaf Extract + 70 ml Aquades ), and p5 (40 ml Betel Leaf Extract + 60 ml Aquades) and 4 replicates. The data obtained were processed using variance, if the results showed significant differences, they were tested using the Duncan multiple range test (DMRT). The results showed that quail eggs fumigated using Betel Leaf Extract had an average fertility ranging from 80.00 – 97.00%. The average hatchability ranged from 80.55– 96.91%. The average hatching weight ranged from 8.72 to 8.74 grams. And the average mortality ranged from 3.09 to 19.45%. The results of the study on the effect of treatment on fertility, hatchability and mortality showed a very significantly different effect (P<0.01). Meanwhile, on hatching weight, the effect was not significantly different (P>0.05). Based on the results of this study, it can be concluded that the most optimal fumigation using Betel Leaf Extract is treatment 3 (20 ml Betel Leaf Extract + 80 ml Aquades) with an average fertility of 97.00%, hatchability 96.91%, hatching weight 8.72 grams, and 3.09% motility.

References

Aliah, M. 2018. Pengaruh Murottal Al- Qur‟an Pada Saat Inkubasi Terhadap Bobot Tetas dan Viabilitas Pada Burung Puyuh. Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin: Makassar.

Alkhakim, F.H., Huda. M.N., Fitri G.D., Ambarwati. D dan Tistiana. H. 2016. Pengaruh Ekstrak Daun Kersen Terhadap Daya Tetas dan Mortalitas Telur Itik Hibrida. J. Ilmu-Ilmu Peternakan. 26 (2): 8-13.

Arifin, C.S. 2013. Pengaruh Konsentrasi Infusa daun sirih (Piper betle Linn.) pada Pencelupan Telur Itik terhadap Daya Tetas dan Kematian Embrio. Jurnal Indon. Trop. Anim. Agric. 26 (4).

Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan. 2020. Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan, Jakarta. Dualolo. Y. R. 2017. Fertilitas, Daya Tetas Dan Berat Tetas Telur Burung Puyuh Pada Berat Telur Yang Berbeda. Ifertilitas, Daya Tetas Dan Berat Tetas Telur Burung Puyuh Pada Berat Telur Yang Berbeda. Studi Produksi Ternak Jurusan Produksi Ternak Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin, Makassar.

Ebadi, M, 2002. Pharmaodinamic Basic of Herbal Medicine: Alkaloid, Manuka, and Fungal Disease: Flavoid, . New York: CRC Pres. pp: 179-189.

Hasanuddin, A. 2017. Pengaruh Suhu Penetasanterhadap Fertilitas, Daya Tetas Dan Berat Tetas Telur Burung Puyuh. Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin Makassar.

Kurtini, T., Nova, K dan Septinova, D.2011. Produksi Ternak Unggas.Universitas Lampung Press. Bandar Lampung.

Maeda, Y., F. Minvielle, and S. Okamoto. 1997. Changes of protein polymorphis in selection program for egg production in Japanese quail (Coturnix coturnix japonica). JapanesemPoultry Science. 34:263-272.

Mahfudz, L. D. 2006. Hidrogen Peroksida Sebagai Desinfektan Pengganti Gas Formaldehid Pada Penetasan Telur Ayam. J. Protein. 13 2): 6-12.

Mayanti, R. 2019. Pengaruh Ekstrak Daun Mengkudu (Morinda Citrifolia Lignosae) Terhadap Persentase Daya Tetas Dan Bobot Tetas Burung Puyuh (Coturnix- Coturnix Japonica). Jurusan Ilmu Peternakan Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin. Makassar.

Moeljanto, R.D, Mulyono, 2003. Khasiat dan manfaat daun sirih Obat mujarap dari masa kemasa. Agromedia Pustaka 7-11,Yogyakarta.

Nandhra, I.P., E. Sudjarwo, dan A.A.Hamiyanti. 2014. Pengaruh Penggunaan ekstrak daun sirih (Piper betle Linn.) pada Pencelupan Telur Tetas Itik Mojosari terhadap Daya Tetas dan Mortalitas Embrio. Jurnal Ilmu – Ilmu Peternakan. 25 (1) : 16 – 23.ISSN : 0852-3581.

Ningtyas, M. S., Ismoyati, I. H dan Sulistyawan. 2013. Pengaruh Temperatur Terhadap Daya Tetas dan Hasil Tetas Telur Itik (Anas plathyrinchos). J. Ilmiah Peternakan. 1 (1): 347- 352.

North, M.O. and Bell, D.D. 1990. Commercial Chicken Production Manual. 4 th Ed. Avi Book,
Nostrand Reinhold. New York.

Nurwantoro, Y. B., dan Resmisari. 2004. Pengaruh perendaman jus Daun Sirih (Piper betle L.) terhadap jumlah bakteri pada telur itik. Journal Indonesia Tropic Animal Agriculture. 3 (1): 156-160.

Nurwantoro, Y. B., dan Resmisari. 2004. Pengaruh perendaman jus Daun Sirih (Piper betle L.) terhadap jumlah bakteri pada telur itik. Journal Indonesia Tropic Animal Agriculture. 3 (1): 156-160.

Pappas, J. 2002. ”Coturnix japonica ” (On-line), animal diversity web. http://animaldiversity.ummz.umich.edu/site/accounts/information/Cturnix_japonica.html.
Parkust, CR and Mountney. 1998. Poultry Meat and Egg Production.VanNostrand Reinhold.
New York.

Progression, W. 2003. Burung Puyuh. http://warintek.progessio.or.id- byrans.Di unduh 18 November 2020

Radhitya, A. 2015.Pengaruh pemberian tingkat protein ransum pada fase grower terhadap pertumbuhan puyuh (Coturnix coturnix japonica). Students e- Journal.4(2): 1- 11.

Septiyani, D.H., Prakoso dan Warnoto. 2016. Pengaruh Sanitasi dengan Metode Pengelapan pada Penetasan Telur Itik Menggunakan Ekstrak Daun Sirih (Piper betle liin) Terhadap Daya Tetas dan Mortalitas Embrio. J. Sains Peternakan Indonesia. 11 (1): 33-36.

Setyawan, A.E., E. Sudjarwo, E. Widodo, dan H. Prayogi. 2012. Pengaruh penambahan limbah teh dalam

Steel, R.G.D. dan J. Torrie. 1995. Prinsip Dan Prosedur Statistik. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Subiharta dan Yuwanta, D.M. 2012. Pengaruh Penggunaan Bahan Tempat Air dan Letak Telur di Dalam Mesin Tetas yang Berpemanas Listrik Pada Penetasan Itik Tegal. Seminar Nasional Kedaulatan Pangan dan Energi. Hal:1-7.

Suryani, N Suthama dan H. I. Wahyuni. 2012. Fertilitas Telur Dan Mortalitas Embrio Ayam Kedu Pebibit Yang Diberi Ransum Dengan Peningkatan Nutrien Dan Tambahan Sacharomyces Cerevisiae. Fakultas Peternakan Dan Pertanian Universitas Diponegoro.

Sutiyono, S. Riyadi, dan Kismiati S. 2006. Fertilitas dan Daya Tetas Telur dari Ayam Petelur Hasil Inseminasi Buatan Menggunakan Semen Ayam yang Diencerkan dengan Bahan Berbeda. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro. Semarang

Wulandari, A. 2002. Pengaruh Indeks Dan Bobot Telur Itik Tegal Terhadap Daya Tetas, Kematian Embrio Dan Hasil Tetas. Skripsi .Fakultas Peternakan Universitas Jendral Sudirman Purwokerto.
Published
2022-07-29
How to Cite
JEFRI, P.N. PENGARUH FUMIGASI MENGGUNAKAN AIR DAUN SIRIH TERHADAP DAYA TETAS TELUR DAN MORTALITAS EMBRIO TELUR PUYUH. Jurnal Embrio, [S.l.], v. 14, n. 2, p. 48-61, july 2022. ISSN 2808-9766. Available at: <https://ojs.unitas-pdg.ac.id/index.php/embrio/article/view/783>. Date accessed: 07 dec. 2022.